Lidah manusia memang kecil bentuknya namun sangat besar
bahayanya. Jika memang tidak pintar-pintar menjaganya, maka akan membuat
pengaruh yang besar. Kita dapat menyaksikan sendiri layaknya sebagaimana sebuah
ucapan buruk dapat merobohkan rumah tangga yang semula harmonis menjadi kacau
balau. Bahkan negara yang semula tentram, aman, sejahtera itu bisa
terombang-ambing dengan adanya ucapan dan kebijakan yang jauh dari kebenaran.
Sepatah kata yang buruk juga dapat menghancurkan hubungan baik antara negara,
menyebabkan pertumpahan darah, merusak hubungan keluarga, bahkan dapat membuat
seorang menyesal kelak di Akhirat. Na’udzu billahi min dzalik.Rasulullah
bersabda;
إنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّم بِالْكَلِمَةِ
لا يَرَى بِهَا بَأسًا يَهْوِي بِهَا سَبْعِينَ خَرِيْفًا فِي النّارِ(واه الترمدي)
“Sungguh ada seorang lelaki yang
berbicara dengan satu kata yang ia tidak menganggapnya berarti, namun karena
sebab itu, ia jatuh ke dalam neraka selama tujuh puluh tahun “(HR Turmudzi).
Oleh karena itulah, sangat penting bagi kita untuk
berhati-hati dalam berbicara. Terlebih lagi dimasa sekarang ini, dimana banyak
berita-berita dusta (Hoax) yang sebenarnya tak layak untuk dikonsumsi, itu
disebarkan di depan halayak umum. Banyak ucapan-ucapan keliru yang dinisbatkan
pada ulama demi tercapainya berbagai tujuan dan kepentingan. Dan juga hendaknya
berhati-hati dalam mengucapkan sesuatu, apapun itu. Alangkah baiknya tidak
menyebarkan berita yang masih belum jelas kebenarannya, tidak menyebarkan
berita yang belum valid datanya. Karena jika tidak berhati-hati, bisa jadi apa
yang disebarkan itu tidak benar. Sehingga dapat menyesatkan banyak orang. Dan
juga tanpa disadari akan menyesatkan diri sendiri pula. Naudzu billah min
dzalik.
Kemudian langkah selanjutnya, kita harus selalu ingat bahwa
setiap kata yang keluar dari lisan kita, benar maupun dusta, baik ataupun
buruk, sedikit atau banyak, Semua itu akan dicatat oleh malaikat dan akan
dimintakan pertanggung jawabnya kelak di akhirat. Sebagaimana firman Allah SWT
;
مَا يَلْفَظُ مِنْ قَوْلٍ إلَّا لَدَيْهِ
رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ
“Tidak ada suatu kata yang
diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap
mencatat”.(QS.Qof;[50]:18)
Maka dari itu, sudah sepantasnya kita berhati-hati dalam
menjaga lisan. Lebih baik banyak diam dari pada berkata dusta. Lebih baik diam
pula dari pada mengucapkan kata yang dimurkai oleh Allah SWT. Nabi bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ
الأخِيرِ فَلْيِقُلْ خَيْرًا أوْ لِيَصْمُتْ (رواه البخاري)
“Barang siapa yang beriman kepada
Allah dan hari kiamat, maka hendaklah berkata baik atau diam”. (HR Bukhari).

Lucky Club | Live Casino Online Games for Real Money
BalasHapusLucky Club is a real-time and fully secure online casino, luckyclub available for both mobile and desktop. You can play real-time casino games such as Blackjack, Poker